Tim Jetschool Academy · 16 Agustus 2026
Pekan ini dunia AI dibuat tercengang oleh satu angka: US$11,5 miliar. Itulah pendapatan preliminary yang dicatat Anthropic — perusahaan di balik chatbot Claude — hanya dalam satu kuartal (Q2 2026). Angka itu melonjak lebih dari 14 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu yang cuma US$787 juta, menurut dokumen yang dilihat Bloomberg News dan dilaporkan CNBC, Sabtu (15/8).
Yang lebih gila lagi: enam investor Anthropic dikabarkan memperkirakan IPO (penawaran saham perdana) pada Oktober 2026 dengan valuasi US$2 triliun atau lebih — angka yang bakal mengalahkan rekor SpaceX (US$1,77 triliun) dan menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah pasar saham. Yuk, kita bedah apa yang sebenarnya terjadi dan kenapa ini penting buat kamu yang sedang belajar AI.
Mari mulai dari fakta inti yang sudah terverifikasi. Berdasarkan laporan Bloomberg News yang dikutip CNBC, pendapatan preliminary Anthropic di Q2 2026 menembus US$11,5 miliar, naik dari US$787 juta di Q2 2025 dan US$4,73 miliar di Q1 2026. Perusahaan juga mencatat adjusted operating income yang positif di kuartal tersebut — artinya operasionalnya mulai untung, bukan cuma "jual rugi".
Buat konteks: pada Mei 2026, Anthropic sempat mengumumkan run-rate pendapatan menembus US$47 miliar, padahal total pendapatan sepanjang 2025 cuma sekitar US$10 miliar. Jadi pertumbuhan ini bukan kebetulan satu kuartal — lintasannya memang curam banget. Tapi perlu dicatat: angka-angka ini masih preliminary dan bisa berubah sebelum laporan resmi keluar.
Pertumbuhan Anthropic ditopang dua hal utama: pelanggan korporat dan kasus penggunaan coding. Anthropic bersaing langsung dengan OpenAI memperebutkan kontrak perusahaan besar, dan Claude dikenal kuat untuk membantu programmer menulis serta meninjau kode. Kombinasi itu membuat pendapatan enterprise-nya meroket dalam waktu singkat.
Di balik layar, Anthropic juga sedang gencar mempersiapkan diri jadi perusahaan publik. CNBC melaporkan CFO Krishna Rao yang memimpin pertemuan-pertemuan awal dengan calon investor. IPO disebut bisa terjadi secepat musim gugur 2026, dan ini bakal jadi salah satu ujian terbesar bagi pasar: apakah publik benar-benar mau membayar harga setinggi itu untuk perusahaan AI?
Inilah bagian yang paling ramai diperdebatkan. Menurut Financial Times, enam investor Anthropic memperkirakan IPO Oktober dengan valuasi US$2 triliun atau lebih. Reuters bahkan melaporkan valuasi IPO itu bergantung pada proyeksi pendapatan 2028 yang fantastis: US$190–200 miliar.
Tapi banyak analis yang mengangkat alis. Fortune menyebut ini "Anthropic's US$2 trillion problem" — bisnis intinya dinilai belum sepadan dengan valuasi yang diinginkan. 24/7 Wall St menghitung valuasi US$2 triliun itu setara sekitar 43 kali pendapatan tahunan saat ini, dan mengingatkan bahwa mayoritas IPO justru underperform dalam tiga tahun pertama. Belum lagi tekanan dari export control yang sempat menahan model-model terbaru Anthropic, plus biaya model flagship-nya yang disebut 2,5 kali lebih mahal dari kompetitor. Jadi: momentumnya nyata, tapi risikonya juga nyata.
Selain drama Anthropic, ada beberapa cerita besar lain yang layak kamu pantau:
Kenapa kamu harus peduli dengan berita bisnis seperti ini? Karena apa yang terjadi di level raksasa teknologi ini akan terasa di level pengguna:
Kuartal ini membuktikan satu hal: bisnis AI bukan lagi hype, tapi sudah menjadi industri bernilai triliunan dolar yang bergerak sangat cepat. Anthropic tumbuh 14 kali lipat dalam setahun, IPO raksasa di depan mata, dan persaingan global makin sengit. Di tengah semua ini, yang paling penting buat kamu adalah tetap update dan terus mengasah skill — karena di era AI, kemampuan beradaptasi adalah aset paling berharga.
Mau paham lebih dalam soal dunia AI yang bergerak secepat ini? Ikuti program dan kelas Jetschool Academy untuk belajar AI, coding, dan skill digital lainnya dari praktisi — mulai dari level pemula sampai siap kerja. Jangan sampai ketinggalan gelombangnya. 🚀
Jelajahi program pelatihan bersertifikat dari Jetschool Academy.
Lihat Semua Program